
Stand Pemdes Lalonggasumeeto saat Mengikuti Expo Inovasi Desa 2025.(Foto:ist). IKONSULTRA.COM : KONAWE – Salah satu produk yang paling mencuri perhatian pada Expo Inovasi Desa 2025 di arena STQ Unaaha adalah susu sarang walet hasil olahan masyarakat Desa Lalonggasumeeto, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe. Produk ini menjadi kebanggaan daerah sekaligus ikon utama yang dipamerkan Pemerintah Desa (Pemdes) Lalonggasumeeto dalam ajang tahunan tersebut.

Kepala Desa Lalonggasumeeto, Adnan, mengungkapkan bahwa produk susu sarang walet yang dihasilkan masyarakatnya merupakan yang pertama di Sulawesi Tenggara, baik dari segi produksi maupun pengolahan.
“Untuk Sulawesi Tenggara, kami bisa sampaikan bahwa kandang walet pertama ada di Desa Lalonggasumeeto. Dari situ lahirlah produk susu sarang walet yang kini mulai dikenal luas bahkan telah dipasarkan ke berbagai daerah,” jelas Adnan dengan bangga, Jumat (07/11/2025).

Produk susu sarang walet ini diolah secara tradisional namun higienis, dengan bahan dasar sarang walet alami yang memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti meningkatkan stamina dan menjaga daya tahan tubuh. Keunikan rasanya serta nilai gizinya membuat produk ini menjadi daya tarik utama bagi pengunjung expo.
Selain susu walet, Pemdes Lalonggasumeeto juga menampilkan sejumlah produk UMKM unggulan lokal, seperti ikan asap, ikan panggang, rengginang, keripik pisang, dan asam asli hasil olahan masyarakat pesisir. Namun, Adnan menegaskan bahwa susu walet tetap menjadi ikon utama karena nilai inovasi dan daya saingnya yang tinggi.

“Kalau bicara khas Lalonggasumeeto, maka yang paling menonjol itu susu sarang walet dan ikan asap. Itu dua ikon kami yang paling dikenal, bahkan sudah tembus ke luar daerah,” katanya.
Adnan menilai, keikutsertaan dalam Expo Inovasi Desa 2025 memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di desanya. Selain menjadi sarana promosi, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat masyarakat untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk lokal.

“Masyarakat sangat antusias. Mereka ikut menyiapkan bahan, bahkan ada yang menitipkan produknya agar bisa dipamerkan di sini. Ini jadi ajang kebanggaan bagi kami semua,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe yang telah memberi ruang bagi desa-desa untuk memperkenalkan potensi lokal melalui kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Konawe atas kesempatan ini. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun agar produk unggulan desa semakin dikenal luas,” tutupnya.
Laporan: Redaksi.
Tidak ada komentar