banner 970x250

PT SCM Putus Rantai Isolasi, Internet 200 Mbps Mengalir di Lalomerui

waktu baca 4 menit
Sabtu, 21 Feb 2026 18:19 0 143 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Terpaut lebih dari 300 kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Desa Lalomerui di Kecamatan Routa selama bertahun-tahun identik dengan keterisolasian. Letaknya yang berada di wilayah paling utara Konawe membuat akses terhadap layanan dasar, termasuk jaringan internet, menjadi tantangan tersendiri. Kini, kondisi tersebut mulai berubah.

Desa yang berada di lingkar tambang PT Sulawesi Cahaya Mineral (PT SCM) itu resmi menikmati sambungan internet gratis melalui program pemberdayaan “SCM Peduli”. Fasilitas yang terpasang di kantor desa serta sejumlah sekolah ini menjadi ‘jembatan digital’ bagi masyarakat, membuka akses informasi dan layanan publik yang sebelumnya sulit dijangkau.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT SCM dan PLN Icon Plus SBU Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur. Sejak awal Januari 2026, proyek penarikan jaringan fiber optic dilakukan dengan menantang kondisi geografis Kecamatan Routa. PLN Icon Plus menyiapkan infrastruktur tiang (pole) dan jaringan dari simpang jalan provinsi menuju Routa, sementara tim IT SCM memastikan distribusi koneksi menjangkau titik-titik strategis di Desa Lalomerui.

Dengan kapasitas bandwidth 200 Mbps, jaringan tersebut dirancang untuk menopang kebutuhan digital berkapasitas besar, mulai dari konferensi video hingga akses ke server kementerian. Koneksi yang stabil ini menjadi terobosan penting bagi desa yang sebelumnya mengalami keterbatasan jaringan.

Dampak paling nyata dirasakan sektor pendidikan. Selama ini, guru SDN Lalomerui dan SMPN 2 Routa harus melakukan perjalanan panjang ke ibu kota kabupaten hanya untuk mengirim laporan administrasi maupun memperbarui data Dapodik secara daring. Kini, kebutuhan tersebut dapat dipenuhi langsung dari sekolah.

Kepala Sekolah SMPN 2 Routa, Imran, mengungkapkan betapa pentingnya akses ini bagi masa depan siswanya.

“Selama beberapa tahun terakhir, media pembelajaran digital yang kami miliki praktis tidak berfungsi karena butuh koneksi ke server pusat. Dengan bantuan wifi gratis dari PT SCM ini, sumber belajar yang awalnya mati suri kini dapat dimanfaatkan maksimal. Ini adalah lonjakan motivasi besar bagi siswa kami,” ungkap Imran.

Imran juga menambahkan bahwa tantangan terbesar selama ini adalah pelaksanaan Asesmen Nasional.

“Tahun-tahun sebelumnya, siswa kami harus ‘mengungsi’ ke pusat kabupaten hanya untuk ujian. Tahun ini, kami bangga bisa melaksanakan Asesmen Nasional secara mandiri di sekolah sendiri,” tegasnya.

Pemerintah Desa Lalomerui menilai perluasan akses internet ini tidak hanya mendukung pendidikan, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat serta memperkuat hubungan harmonis dengan perusahaan di wilayah lingkar tambang Routa.

Kepala Desa Lalomerui, Taksir Unggahi, menekankan perubahan besar yang akan dibawa jaringan tersebut. “Kami berharap, internet ini membawa wawasan baru bagi warga di lingkar tambang, termasuk bagaimana mengembangkan ekonomi warga desa melalui internet,” ujar Taksir dengan optimis.

Di sisi lain, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT SCM, Didik Fotunadi, mengingatkan agar fasilitas ini dimanfaatkan secara bijak.

“Teknologi internet itu seperti pedang bermata dua. Ia mempermudah jarak yang jauh menjadi dekat, namun juga membawa paparan dunia luar yang bisa memengaruhi aktivitas belajar anak, jika tidak diawasi dengan baik. Kami titipkan fasilitas ini agar dijaga dan digunakan secara positif dengan arahan guru serta orang tua,” pesan Didik Fotunadi saat meresmikan program Internet Desa di Kantor Community Affairs PT SCM di Desa Lalomerui, Kecamatan Routa.

Peresmian yang digelar pada 4 Februari 2026 ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima di Kantor Perwakilan Community Affairs PT SCM Desa Lalomerui. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan manajemen PT SCM, PT Merdeka Battery Minerals, serta tim PLN Icon Plus.

Usai seremoni, rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi penerima manfaat, yakni Kantor Desa Lalomerui, SDN Lalomerui, dan SMPN 2 Routa. Tim teknis mengecek kekuatan sinyal, instalasi kabel, serta perangkat router guna memastikan seluruh sistem berfungsi optimal dan memenuhi standar keamanan.

Kegiatan ini juga dihadiri jajaran manajemen PT SCM Site Konawe, para guru SDN Lalomerui yang dipimpin Ramlin, S.Pd., serta tokoh masyarakat setempat. Dengan hadirnya fasilitas internet gratis ini, Desa Lalomerui menandai babak baru menuju transformasi digital—membuktikan bahwa wilayah yang berada jauh di balik perbukitan dan hutan Konawe pun kini mampu terhubung dengan dunia luar.

 

Laporan: Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA