banner 970x250

Konawe Pasang Target Tinggi di Porprov 2026, Seleksi Atlet Diperketat

waktu baca 3 menit
Kamis, 5 Feb 2026 14:04 0 161 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Konawe bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konawe menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) guna mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober – November 2026.

Dalam agenda tersebut, Dispora dan KONI Konawe menargetkan Konawe mampu menembus tiga besar, bahkan berpeluang menjadi juara umum.

Rapat tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Konawe, Rusdianto, S.E., M.M., Ketua Harian KONI Konawe, Hj. Sarnina Yusrin Usbar, S.E., serta para pengurus cabor se-Kabupaten Konawe. Sejumlah poin strategis disepakati, mulai dari verifikasi cabang olahraga, seleksi atlet, hingga penguatan dukungan anggaran.

Kepala Dispora Konawe, H. Jahiuddin, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa langkah awal yang disepakati adalah memastikan cabang olahraga yang diikutkan telah memenuhi syarat sesuai ketentuan KONI Provinsi.

“Poin pertama yang kita sepakati adalah melakukan verifikasi cabang olahraga yang memenuhi syarat untuk mengikuti Porprov, berdasarkan ketentuan dan informasi dari KONI Provinsi,” ujar Jahiuddin.

Selain itu, Dispora dan KONI Konawe juga sepakat untuk segera melaksanakan seleksi atlet secara ketat guna mendapatkan atlet terbaik. Seleksi ini dinilai krusial untuk mencapai target prestasi yang telah ditetapkan.

“Kita perlu melakukan seleksi atlet secara ketat. Setelah itu, secepatnya kami akan mengagendakan audiensi dengan Bupati Konawe dan Ketua DPRD terkait dukungan anggaran hibah KONI. Perencanaan yang matang tentu harus didukung dengan anggaran yang memadai,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, Dispora memaparkan bahwa estimasi kebutuhan anggaran persiapan Porprov mencapai sekitar Rp6 miliar, termasuk bonus bagi atlet berprestasi. Penentuan besaran bonus akan dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Daerah dan DPRD.

“Bonus ini sangat penting sebagai motivasi atlet agar tidak berpindah membela daerah lain. Selama ini, salah satu kendala kita adalah atlet potensial keluar daerah karena persoalan bonus,” ungkapnya.

Dispora dan KONI Konawe juga menegaskan larangan mutasi atlet ke kabupaten lain. Seluruh cabor akan segera menerima surat resmi sebagai bentuk instruksi agar tidak melakukan perpindahan atlet, terutama atlet andalan Konawe.

“Kita juga melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memperketat seleksi administrasi, terutama terkait mutasi penduduk, agar atlet benar-benar membela daerah asalnya,” tambah Jahiuddin.

Lebih lanjut, Jahiuddin mengungkapkan sejumlah cabang olahraga andalan Konawe yang berpotensi menyumbang medali emas, seperti angkat berat, angkat besi, pencak silat, dan taekwondo. Selain itu, cabang balap motor juga dinilai memiliki peluang besar meraih prestasi.

Sementara untuk cabang sepak bola, Dispora Konawe menyerahkan sepenuhnya kepada Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Konawe untuk memaksimalkan pembinaan atlet.

“Sepak bola adalah olahraga favorit masyarakat. Harapan kita minimal bisa masuk final, seperti capaian sebelumnya,” pungkasnya.

 

Laporan:Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA