
IKONSULTRA.COM : KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe resmi menggelar Expo Inovasi Desa Konawe 2025 yang berlangsung di arena STQ Unaaha. Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai 5 hingga 10 November 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 291 desa se-Kabupaten Konawe yang memamerkan produk unggulan, hasil karya, serta inovasi kreatif dari masyarakatnya.
Salah satu peserta yang menarik perhatian datang dari Desa Toolawawo, Kecamatan Lalonggasumeeto, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Juariah Hamai, S.Pd. Dalam ajang ini, Desa Toolawawo menampilkan beragam inovasi yang mengangkat nilai kreativitas dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Yang kami pamerkan di Expo ini adalah hasil-hasil yang ada di desa, utamanya alat-alat tangkap ikan serta produk UMKM seperti kerupuk-kerupuk,” ujar Juariah, Kamis (06/11/2025).
Ia menambahkan, beberapa produk olahan seperti kerupuk ikan, kue tradisional, dan berbagai camilan khas desa menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Selain itu, stan Desa Toolawawo juga memperlihatkan kerajinan tangan berbahan daur ulang, seperti rangkaian bunga dan keranjang hias yang dibuat dari bahan bekas plastik dan kerang laut.

Inovasi ini menggambarkan semangat masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari bahan yang sederhana.
Beberapa kerang laut juga diolah menjadi hiasan rumah dan tempat tisu dengan tampilan estetik, menunjukkan bagaimana kreativitas warga mampu mengubah limbah menjadi produk bernilai jual tinggi.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Juariah Hamai menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Konawe Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Expo Inovasi Desa Konawe 2025.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Konawe yang telah memberi ruang bagi desa-desa untuk menampilkan hasil karya dan potensi lokal masing-masing. Kegiatan seperti ini sangat memotivasi kami untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi desa,” ujarnya.
Partisipasi Desa Toolawawo dalam Expo ini menjadi bukti nyata bahwa desa mampu menjadi motor inovasi daerah, dengan mengedepankan kreativitas, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Laporan: Redaksi.
Tidak ada komentar