banner 970x250

Wujudkan Kepedulian Warisan Budaya Daerah, KNPI Konawe Gelar Baksos di Makam Pakandreate Tutuwi Motaha

waktu baca 2 menit
Minggu, 19 Feb 2023 07:20 0 239 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Guna mewujudkan tentang kepedulian para generasi muda atas warisan budaya daerah, Dewan Pengurus Kecamatan (DPC) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama Ikatan Pemuda Pelajar Intelektual (IPPTEK) Kecamatan Anggaberi menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos).

Diketahui, kegiatan baksos itu dilaksanakan di makam Pakandreate Tutuwi Motaha Desa Lerehoma Kec. Anggaberi, Kabupaten Konawe, dengan mengusung tema Aktualisasi Nilai-Nilai Peran Pemuda Dalam Merwat Kelestarian Budaya Dan Mengangkat Peradaban Daerah.

Ketua DPK KNPI Kecamatan Angaberi Sultan SH, mengungkapkan dengan adanya kerja sama antara KNPI dan Mahasiswa yang ada di wilayah tersebut, ini merupakan bagian yang harus di kerjakan oleh generasi pemuda untuk selalu melaksanakan kegiatan-kegiatan yang Bermanfaat.

“Dengan tujuan untuk menciptakan para pemuda yang berintelektual tinggi,” ungkapnya, Minggu (19/2/2023).

Ia juga menambahkan, jika melalui kegiatan baksos tersebut, sebagai bentuk aktualisasi Nilai-nilai kepedulian terhadap kelestarian budaya, sebagai wujud kontribusi pemuda terhadap pembangunan sumberdaya manusia di daerah yg sadar akan sejarah peradabannya.

“Kami berharap dengan kegiatan baksos ini, akan tercipta rasa persaudaraan antara masyarakat dan organisasi pemudah, terutama dalam hal menjaga peninggalan budaya yang ada di daerah,” jelas Ketua DPK KNPI Kec.Anggaberi itu.

Sementara itu, Ketua IPPTEK Anggaberi Jordy Prayogi, menyampaikan, bahwa kegiatan baksos ini merupakan lanjutan agenda pelantikan dan rapat kerja pengurus yang baru terselenggara pada hari Sabtu 18 Februari 2023.

“Saya merasa senang dan merasa terbantu kepada Kakak-kakak atau senior sy yg berada di DPK KNPI kecamatan Anggaberi, yang mau memfasilitasi kami berkunjung dan membersihkan di area makam,”

Ia menyebut, jika keberadaan makam Pakandreate Tutuwi Motaha itu semulanya hanya diketahui lewat cerita – cerita orang namun tidak pernah berkesempatan untuk melihat dan berziarah langsung.

“Kedepanya Kami akan selalu melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial lainnya, dengan tujuan tak lain membangun kesadaran pemuda,agar pemuda menjadi garda terdepan dan menjadi contoh pembangunan daerah dan peningkatan nilai-nilai intelektual bagi generasi penerus bangsa ini,” tandasnya.

 

Penulis : Aris Syam

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA