banner 970x250

Bidik Empat Besar Porprov, Konawe Siapkan Atlet Lewat Seleksi Ketat

waktu baca 3 menit
Sabtu, 4 Apr 2026 18:53 0 93 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar seleksi atlet secara ketat di sejumlah cabang olahraga (cabor).

Saat ini, terdapat empat cabor yang masih menjalani tahapan seleksi, yaitu atletik, bulutangkis, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), serta pencak silat. Proses penjaringan ini dilakukan untuk memastikan atlet terbaik yang akan memperkuat kontingen Konawe di ajang Porprov.

Dari empat cabor tersebut, beberapa atlet diketahui telah memiliki pengalaman dan prestasi di tingkat nasional bahkan internasional.

Pada cabor POSSI misalnya, terdapat atlet yang pernah tampil pada kejuaraan tingkat Asia. Sementara di pencak silat, sejumlah atlet tercatat pernah berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara. Untuk cabang bulutangkis, beberapa atlet saat ini tengah menjalani program latihan di Makassar serta mengikuti ajang Sirnas di Surabaya.

Dengan bekal pengalaman dan prestasi tersebut, ketiga cabor itu diproyeksikan menjadi penyumbang medali emas bagi Kabupaten Konawe pada Porprov mendatang.

Tak hanya itu, Konawe juga memiliki sejumlah atlet berprestasi pada cabang olahraga catur, angkat besi, dan angkat berat. Ketiga cabor tersebut sebelumnya telah membuktikan kemampuan dengan menyumbangkan medali emas pada ajang Porprov yang digelar di Buton dan Baubau.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Konawe, Jahiuddin, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan untuk menjaring atlet potensial sekaligus mengantisipasi terjadinya perpindahan atlet ke daerah lain.

“Tujuan utama seleksi ini adalah mendeteksi atlet-atlet yang berpeluang meraih medali, sekaligus memastikan mereka tetap membela daerah. Selain itu, kita ingin memastikan bahwa yang mewakili Konawe benar-benar atlet berprestasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, sistem seleksi yang diterapkan saat ini berbeda dengan sebelumnya. Jika pada masa lalu banyak atlet yang langsung didaftarkan tanpa melalui penyaringan ketat, kini Dispora memastikan proses seleksi dilakukan secara serius dan terukur.

“Dulu kontingen kita terkesan hanya menghabiskan anggaran, karena tidak semua atlet punya peluang meraih medali. Sekarang kita seleksi secara serius sejak awal, agar lebih efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.

Setelah seluruh tahapan seleksi rampung, setiap cabor akan menyerahkan data atlet yang lolos kepada Dispora. Selanjutnya, data tersebut akan dilaporkan kepada Bupati Konawe sebagai bagian dari persiapan resmi kontingen daerah.

Atlet yang terpilih nantinya akan mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) yang direncanakan berlangsung sekitar tiga bulan menjelang pelaksanaan Porprov.

Program pembinaan selanjutnya akan ditangani oleh KONI Kabupaten Konawe sebagai induk organisasi olahraga di daerah, termasuk dalam pengelolaan anggaran pembinaan atlet.

Dengan rencana pelaksanaan Porprov yang akan digelar di Kota Kendari, Jahiuddin menilai peluang Konawe untuk meraih prestasi cukup terbuka.

“Kita menargetkan minimal berada di peringkat empat besar. Ini realistis, mengingat jarak yang dekat dan potensi atlet yang kita miliki,” katanya.

Ia juga menyinggung persoalan perpindahan atlet ke daerah lain yang kerap terjadi, salah satunya dipicu oleh faktor bonus yang ditawarkan daerah lain. Oleh karena itu, pihaknya berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah agar atlet Konawe tetap bertahan membela daerahnya.

“Kami berharap tidak ada lagi atlet asli Konawe yang pindah daerah. Pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan bonus yang maksimal bagi atlet berprestasi,” pungkasnya.

Melalui proses seleksi yang lebih ketat serta pembinaan yang terarah, Kabupaten Konawe optimistis dapat tampil kompetitif dan meraih prestasi membanggakan pada Porprov mendatang.

 

Laporan: Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA