banner 970x250

Langgar Regulasi, Penunjukan Pengawas Bupati Cup Konawe Disorot

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Des 2025 10:38 0 110 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Sejumlah Pengawas Pertandingan (PP) sepak bola yang berasal dari Kabupaten Konawe secara resmi menyampaikan surat keberatan terbuka kepada Ketua Umum PSSI di Jakarta.

Surat tersebut memuat protes atas kebijakan penunjukan pengawas pertandingan dalam turnamen Bupati Cup Konawe Bersahaja 2025, yang dinilai tidak sejalan dengan regulasi resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Dalam surat yang ditandatangani oleh Safruddin atas nama Pengawas Pertandingan Sepak Bola Kabupaten Konawe, disampaikan dugaan bahwa Komisi Wasit Askab PSSI Konawe bersama Komisi Wasit Asprov PSSI Sulawesi Tenggara telah menugaskan pengawas pertandingan yang tidak mengantongi lisensi resmi. Sementara itu, PP yang telah memiliki lisensi nasional justru tidak diberi ruang penugasan.

“Penugasan PP tanpa lisensi ini jelas bertentangan dengan regulasi PSSI yang mengatur standar dan kompetensi perangkat pertandingan,” tulis Safruddin dalam surat terbuka tersebut.

Para pengawas pertandingan berlisensi menilai kebijakan tersebut telah mencederai prinsip profesionalisme dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola. Selain itu, mereka merasa dirugikan secara moral dan administratif, mengingat proses panjang yang telah mereka jalani, termasuk mengikuti kursus resmi serta menanggung biaya untuk memperoleh sertifikat Pengawas Pertandingan Nasional.

Sebagai bentuk sikap tegas, para PP berlisensi mendesak PSSI Pusat untuk mengambil langkah pembekuan terhadap kepengurusan Asprov PSSI Sultra dan Askab PSSI Konawe, yang dinilai tidak konsisten dalam menjalankan aturan organisasi.

Tidak berhenti di situ, mereka juga menuntut pengembalian biaya administrasi yang telah dikeluarkan selama proses kursus kepengawasan. Bahkan, mereka menyatakan siap mengembalikan sertifikat Pengawas Pertandingan Nasional apabila tuntutan tersebut tidak mendapat tanggapan.

“Ini bukan semata soal penugasan, tetapi tentang penghormatan terhadap aturan, integritas sepak bola, dan keadilan bagi perangkat pertandingan,” tegas Safruddin.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Asprov PSSI Sulawesi Tenggara, Askab PSSI Konawe, maupun PSSI Pusat terkait surat keberatan yang dilayangkan para pengawas pertandingan tersebut.

 

 

Laporan: Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA