
Pemkab Konawe, Bulog dan TNI saat menyalurkan beras kepada warga.(Foto:ist). IKONSULTRA.COM : KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe bersama Perum Bulog KCP Unaaha dan Koramil Wawotobi resmi meluncurkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Bantuan Pangan (Benpang), Kamis, 25 Juli 2025.
Acara tersebut digelar di halaman Koramil Wawotobi dan disambut antusias oleh ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli bahan pokok murah dan menerima beras bantuan secara cuma-cuma.
Program ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam menjaga kestabilan harga dan pasokan pangan serta memperkuat ketahanan pangan hingga ke pelosok desa.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konawe Abdul Hasim, Perwira Penghubung Letkol Inf. Aswar Dinata, Kepala Bulog KCP Unaaha Muh. Abdan Djarmin, serta Camat dan Danramil Wawotobi bersama jajaran TNI.
Bupati Konawe Yusran Akbar melalui sambutan yang dibacakan Letkol Inf. Aswar Dinata menegaskan bahwa negara hadir untuk menyejahterakan rakyat melalui program ini.
“Program ini bertujuan menekan inflasi pangan, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan distribusi pangan berlangsung merata hingga ke desa-desa,” ujarnya.
Dalam kegiatan GPM, Bulog menyediakan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga terjangkau. Sedangkan program Benpang menyalurkan beras SPHP untuk dua bulan alokasi, yaitu Juni dan Juli 2025.
Penyaluran beras telah dimulai sejak 14 Juni dan dijadwalkan selesai pada akhir Juli, menyasar 18.458 keluarga penerima manfaat di Konawe, termasuk sekitar 1.000 keluarga di Kecamatan Wawotobi.
Sementara itu, Kepala Bulog KCP Unaaha, Muh. Abdan Djarmin memastikan kesiapan Bulog KCP Unaaha dalam pendistribusian pangan.
“Kami pastikan distribusi beras SPHP berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Kolaborasi antara TNI, Bulog, dan Pemda Konawe ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat luas.
Laporan: Redaksi.
Tidak ada komentar