banner 970x250

Rakor Strategis 2025–2029, Konawe Fokus pada Kemandirian Desa

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Sep 2025 15:22 0 144 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Bupati Konawe, Yusran Akbar, ST., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan dan Pengawasan Program Strategis Pemerintah Daerah Tahun 2025–2029 yang dilangsungkan di Aula Hotel Nugraha, Senin (29/9/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Konawe, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Kabupaten Konawe, jajaran pimpinan OPD lingkup Pemda, Kepala BPS Konawe, unsur Forkopimda, para camat, kepala desa, lurah se-Kabupaten Konawe, serta Tenaga Ahli Pendamping Desa.

Dalam sambutannya, Bupati Yusran menekankan bahwa rapat koordinasi ini menjadi kesempatan penting untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan dan mengawasi program strategis daerah lima tahun ke depan.

Ia menegaskan, desa dan kelurahan harus diposisikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sehingga pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan, melainkan juga merata hingga tingkat desa.

Dengan total 291 desa dan 57 kelurahan, Bupati berharap potensi yang ada di setiap wilayah dapat dikelola secara optimal agar lahir desa-desa mandiri berbasis kekuatan sumber daya lokal.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa arah pembangunan daerah 2025–2029 tidak hanya fokus memperkuat kemandirian desa, tetapi juga pada penataan perkotaan. Tantangan tersebut, kata dia, menuntut kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga aparatur desa bersama masyarakat.

Melalui peningkatan kapasitas aparatur, penyelenggaraan pelatihan, serta tata kelola keuangan desa yang transparan, Bupati meyakini desa-desa di Konawe akan mampu tumbuh secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada transfer dana pusat, sekaligus mewujudkan visi Konawe Bersahaja.

“Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen membangun dari desa dan menata kota secara terarah, sehingga pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat desa. Integrasi program melalui APBDes dan Dana Kelurahan adalah kunci agar hasilnya tepat sasaran,” jelas Bupati Yusran.

Rapat koordinasi ini juga berfungsi sebagai forum untuk menyelaraskan program antarperangkat daerah sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaannya. Dengan pengawasan dan akuntabilitas yang kuat, diharapkan semua pihak dapat memberikan kontribusi nyata sesuai tugas dan peran masing-masing, sehingga pembangunan daerah berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan.

 

Laporan: Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA