banner 970x250

Pengairan Sawah Terhambat, Bendung D.I Asinua di Konawe Dikeluhkan Petani

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Des 2025 14:03 0 196 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Program pemerintah dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional di berbagai daerah Indonesia dinilai belum berjalan optimal. Salah satu kendala utama adalah terbatasnya dukungan pemerintah serta panjangnya alur birokrasi bantuan, sehingga sejumlah infrastruktur pertanian di daerah terabaikan.

Kondisi tersebut terlihat pada Bendung Daerah Irigasi (D.I) Asinua yang berada di Kecamatan Asinua, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Bendung sadap yang berfungsi mengairi kurang lebih 100 hektare lahan persawahan itu kini dalam keadaan rusak dan tidak terawat.

Padahal, bendung tersebut menjadi sumber utama pengairan bagi sawah milik petani di Desa Asinua Jaya dan Desa Asipako. Namun hingga kini, perhatian dari Balai Wilayah Sungai (BWS) dinilai masih minim.

“Bendung ini mengairi sekitar 100 hektar sawah di desa Asinua Jaya dan desa Asipako. Sebagai bendungan sadap karena tidak memiliki mercun, petani harus membendung secara mandiri aliran air agar lahan petani bisa mendapatkan air,” ujar salah satu warga Asinua, Jufri.

Selain kerusakan pada bendung, persoalan juga terjadi pada saluran distribusi air. Menurut Jufri, saluran tersebut sudah tidak berfungsi optimal karena dipenuhi endapan lumpur dan pasir dengan ketinggian mencapai satu meter.

“Saluran air bendungan sudah tidak berfungsi karena tertutup endapan tanah dan pasir apalagi saluran tidak di leaning,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Jufri berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, Balai Wilayah Sungai, serta instansi terkait agar dapat memberikan solusi konkret bagi para petani. Ia menilai, perbaikan bendung dan saluran irigasi tidak mungkin dikerjakan secara mandiri oleh petani.

“Kepada pemerintah dan pihak terkait agar kiranya kami diberikan solusi, sebab kondisi bendung dan saluran seperti ini tidak bisa dikerjakan oleh petani,” pungkasnya.

 

Laporan :Redaksi.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA