banner 970x250

Diduga Kapal Besar Tabrak Karamba, Warga Ulusawa Konut Alami Kerugian Besar 

waktu baca 2 menit
Minggu, 11 Jan 2026 20:26 0 80 Admin

IKONSULTRA.COM : KONUT – Sebuah karamba ikan milik warga di Pantai Ulusawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, hancur hingga nyaris tenggelam setelah ditabrak kapal yang melintas, Minggu (11/01/2025).

Akibat kejadian tersebut, pemilik karamba mengalami kerugian besar yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 04.00 WITA saat kondisi perairan masih gelap. Karamba yang berisi ribuan ikan siap panen remuk seketika setelah dihantam kapal berukuran besar, hingga nyaris tidak menyisakan struktur yang utuh.

Rekaman video kejadian tersebut beredar luas di media sosial. Dalam video itu terlihat rangka karamba porak-poranda, dengan potongan kayu dan jaring mengambang di perairan Pantai Ulusawa sebagai dampak kerasnya benturan.

Seorang warga yang merekam kejadian tersebut mengungkapkan kesedihannya atas musibah yang menimpa karamba itu. Ia menyebut kerugian yang dialami pemilik mencapai ratusan juta rupiah.

“Guys, kejadian pagi ini di Pantai Ulusawa. Karamba tiba-tiba hancur begini. Kejadiannya tadi subuh sekitar jam empat,” ungkapnya.

“Tiba-tiba ada kapal besar datang tabrak karamba. Isinya banyak sekali ikan, kerugian ditaksir kurang lebih seratus juta rupiah. Semua ikan habis,” sambungnya sembari merekam kondisi karamba yang rusak parah.

Lebih lanjut, warga tersebut menjelaskan bahwa ikan-ikan di dalam karamba telah dipelihara selama bertahun-tahun dengan perawatan intensif. Karamba tersebut bukan hanya sarana usaha, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari pemiliknya.

“Sudah tahunan dipelihara itu ikan, hampir setiap hari dikasih makan. Ini tempat kita nongkrong duduk-duduk sambil kasih makan ikan. Sekarang hancur semua karena kapal datang hantam,” tuturnya.

Peristiwa ini pertama kali diunggah oleh akun media sosial bernama Anhy Alzenorica Johanis. Dalam unggahannya, ia menuliskan kesedihannya melihat perjuangan seorang warga lanjut usia yang selama ini setia menjaga dan merawat karamba tersebut.

“Sa ingat pa’ tua, tiap hari selalu di situ jaga karamba, rawat ikannya. Dipelihara seperti pelihara anak sendiri, bahkan kalah sama cucunya. Sekarang semua habis,” tulisnya.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas kapal yang diduga menabrak karamba tersebut belum diketahui. Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk mengusut insiden tersebut dan memberikan keadilan bagi pemilik karamba.

 

Penulis: Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA