banner 970x250

Desa Bumi Indah Tampilkan Produk Lokal di Expo Inovasi Desa Konawe 2025

waktu baca 2 menit
Kamis, 6 Nov 2025 20:42 0 184 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe resmi menggelar Expo Inovasi Desa Konawe 2025 yang berlangsung mulai 5 hingga 10 November 2025.

Kegiatan ini menjadi ajang bagi seluruh desa di Kabupaten Konawe untuk menampilkan produk unggulan dan inovasi masyarakatnya kepada publik.

Salah satu desa yang turut memeriahkan kegiatan ini adalah Desa Bumi Indah, Kecamatan Lalonggasumeeto. Desa ini menampilkan beragam produk hasil olahan masyarakat lokal, mulai dari kerajinan tangan hingga produk pangan khas daerah.

Kepala Desa Bumi Indah, Daming, mengatakan bahwa seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil karya warga desa sendiri.

“Yang saya pamerkan ini semuanya produk asli dari Desa Bumi Indah. Seperti tas, gantungan kunci, kue kering, meniatur perahu dari kayu dan madu Trigona. Semua hasil olahan masyarakat lokal,” Ungkapnya, Kamis (06/11/2025).

Daming menambahkan, sebagian besar pelaku usaha di desanya masih bergerak secara mandiri dan belum terbentuk dalam kelompok usaha bersama (KUB). Meski begitu, potensi produk lokal sangat besar untuk terus dikembangkan.

“Untuk kerajinan tangan ini masih perorangan, UMKM. Belum dalam kelompok. Tapi kualitasnya bagus, dan semuanya hasil karya warga sendiri,” jelasnya.

Salah satu produk unggulan yang menarik perhatian pengunjung adalah madu Trigona, yang diambil langsung dari hutan sekitar Desa Bumi Indah. Jenis madu ini dikenal langka dan memiliki cita rasa khas.

“Trigona ini masih langka, diambil langsung dari hutan. Kalau orang sini bilang ‘opulo’. Selain itu ada juga madu hutan, asam, dan berbagai kue tradisional,”ujarnya.

Daming juga mengapresiasi kegiatan expo ini karena memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan masyarakat desa.

“Kegiatan ini bagus karena bisa menghidupkan UMKM dan mempromosikan produk lokal yang mungkin selama ini belum banyak diketahui. Sekarang masyarakat bisa tahu kalau di Desa Bumi Indah juga punya produk unggulan,”katanya.

Ia berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun dengan perencanaan yang lebih matang.

“Harapan kami ke depan, semoga pemerintah daerah bisa menjadwalkan kegiatan ini dengan lebih terencana. Jadi kami di desa juga bisa menyiapkan produk dan pendanaan dengan baik untuk tahun berikutnya,” tutupnya.

 

Laporan: Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA