
IKONSULTRA.COM : KONAWE – Lerehoma FC dan TPM FC akan beradu kekuatan pada partai final Turnamen Bola Mini dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Anggaberi.
Pertandingan penentuan juara pertama dan kedua tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan Tutuwi Motaha, Kelurahan Anggaberi, Kecamatan Anggaberi, Sabtu (05/9/2026) pukul 15.30 WITA.
Laga diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama memiliki catatan impresif. Lerehoma FC dan TPM FC belum menelan kekalahan sepanjang turnamen hingga memastikan tiket ke partai puncak.
Selain final, pertandingan perebutan posisi ketiga dan keempat akan mempertemukan Anggaberi FC melawan Wunduongohi FC.
Lerehoma FC tampil konsisten sejak awal kompetisi. Tim yang dipimpin kapten Abdurahman Intink itu diperkuat sejumlah pemain yang menjadi andalan sepanjang turnamen dan berhasil menjaga rekor tak terkalahkan.
Di kubu lawan, TPM FC juga datang dengan modal serupa. Tim yang diperkuat sejumlah pemain tarkam andalan tersebut mampu melaju ke final tanpa kekalahan.
Striker TPM FC, King Polo, menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan. Ketajamannya di depan gawang menjadi salah satu senjata TPM FC untuk mengancam pertahanan Lerehoma FC.
Dengan rekor kedua tim yang masih sempurna dari sisi kekalahan, pertandingan final tidak hanya menjadi perebutan trofi, tetapi juga menjadi penentuan tim mana yang mampu mempertahankan catatan tak terkalahkan hingga laga terakhir.
Panitia Matangkan Persiapan
Ketua Panitia, Yaya Ansur, S.Sos., mengatakan berbagai persiapan terus dimatangkan menjelang pertandingan puncak. Pembenahan Lapangan Tutuwi Motaha, sterilisasi area pertandingan hingga persiapan pengamanan dilakukan untuk memastikan laga berlangsung aman dan lancar.
Panitia juga berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Unaaha untuk mengantisipasi tingginya antusiasme masyarakat yang diperkirakan hadir memberikan dukungan kepada masing-masing tim.
Yaya mengimbau para pemain yang tampil di partai final agar tetap mengutamakan sportivitas dan persaudaraan.
Menurutnya, turnamen tersebut tidak semata-mata menjadi ajang perebutan juara, tetapi juga menjadi momentum untuk merawat kebersamaan dan mempererat silaturahmi masyarakat Kecamatan Anggaberi.
“Kami berpesan kepada seluruh pemain agar tetap bermain sportif dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. Mari kita sama-sama merawat tradisi yang sudah ada, tradisi kebersamaan, silaturahmi dan semangat olahraga. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi persaudaraan harus tetap kita jaga,” ujar Yaya.
Ia berharap partai final dapat berlangsung menarik, aman dan tetap menjunjung nilai-nilai olahraga sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kini, perhatian masyarakat Anggaberi tertuju ke Lapangan Tutuwi Motaha. Lerehoma FC atau TPM FC akan menjadi juara? Jawabannya akan ditentukan dalam duel puncak pada Sabtu sore.
Laporan:Red.
Tidak ada komentar