banner 970x250

Sinergi Pemerintah dan Petani, Konawe Kuatkan Tata Kelola Irigasi

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Okt 2025 16:43 0 156 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Bupati Konawe, Yusran Akbar, ST., secara resmi membuka kegiatan Temu Wicara Komisi Irigasi Kabupaten Konawe yang digelar di Kantor Bangunan BW I, Kelurahan Touy, Kecamatan Unaaha, Senin (13/10/2025).

Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan ini membahas sejumlah topik strategis, antara lain evaluasi jadwal tanam dan pola tata tanam musim tanam 2025, serta penyusunan rencana pemberian air irigasi dan jadwal tanam musim tanam 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BWS Sulawesi IV Kendari, Sekda Konawe, unsur Forkopimda, serta perwakilan OPD lingkup Pemda Konawe. Hadir pula Ketua Komisi Irigasi Kabupaten Konawe, sejumlah camat, lurah, pengamat operasi dan pemeliharaan sumber daya air (OP SDA), koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta para ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Selain unsur pemerintah, temu wicara ini juga diikuti oleh 68 Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dari berbagai blok jaringan irigasi di Kecamatan Konawe, Wonggeduku, Wonggeduku Barat, dan Pondidaha. Mereka berasal dari kelompok pengelola air seperti P3A Makmur Jaya, Sumber Makmur, Harapan Makmur, Tirta Mulya, Samaturu, dan lainnya yang selama ini aktif menjaga keberlanjutan fungsi irigasi di tingkat lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi wadah koordinasi antara pemerintah, petani, dan lembaga pengelola irigasi. Ia juga mengapresiasi Ketua Komisi Irigasi beserta panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik.

Menurut Yusran, kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah pusat dan mendukung pelaksanaan Asta Cita Konawe nomor 2, yaitu penguatan sistem ketahanan nasional serta kemandirian bangsa melalui sektor strategis seperti energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

 

Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Konawe memiliki 80 daerah irigasi kewenangan kabupaten dengan luas fungsional 6.785 hektare, tiga daerah irigasi kewenangan provinsi seluas 3.326 hektare, serta tiga daerah irigasi kewenangan pusat dengan total luas 16.590 hektare. Secara keseluruhan, luas wilayah irigasi di Kabupaten Konawe mencapai 26.701 hektare, yang mencerminkan besarnya potensi daerah ini dalam pengembangan sektor pertanian.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar.

“Saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah daerah, petani, maupun lembaga pengelola irigasi, untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan jaringan irigasi dan memastikan pemanfaatan air yang merata serta efisien demi terwujudnya swasembada pangan daerah,” ujar Bupati Yusran Akbar.

Melalui kegiatan Temu Wicara Komisi Irigasi ini, Pemerintah Kabupaten Konawe berharap terbangun sinergi dan komitmen bersama antara pemerintah, petani, dan instansi teknis untuk mewujudkan sistem irigasi yang produktif, adil, dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Konawe.

 

Laporan: Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA