banner 970x250

BNNK dan Pemkab Konawe Bersatu, Satgas Desa Siap Putus Rantai Narkoba

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Okt 2025 13:30 0 208 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Peredaran narkoba di Kabupaten Konawe tampaknya semakin mengkhawatirkan dan perlu menjadi perhatian serius. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Konawe, dari total 348 desa dan kelurahan yang tersebar di 28 kecamatan, hampir seluruh wilayah telah terindikasi adanya aktivitas perdagangan barang haram tersebut.

Fakta ini terungkap dalam kegiatan coffee morning yang digelar BNNK Konawe bersama puluhan wartawan di kantor lembaga tersebut pekan lalu.

Pemerintah Kabupaten Konawe tidak tinggal diam menanggapi situasi ini. Wujud keseriusan itu tampak dari langkah Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T, yang secara langsung mengunjungi Kantor BNNK pada Senin, 20 Oktober 2025.

Kehadiran Bupati Yusran Akbar memberikan semangat baru bagi upaya pemberantasan narkoba di wilayah Konawe. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk membentuk satuan tugas (Satgas) di tingkat desa dan kelurahan sebagai langkah nyata memutus rantai peredaran narkoba.

“Kami sedang membahas bersama BNNK terkait rencana kerja sama dengan pemerintah daerah untuk membentuk Satgas terpadu di desa atau kelurahan,” jelas Bupati Yusran Akbar.

Ia menambahkan, langkah awal dari program tersebut akan dimulai dengan kegiatan pelatihan bagi para calon anggota Satgas. “Rencananya akan diawali dengan mengadakan TOT (Training of Trainer) yang diikuti oleh perwakilan masing-masing desa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Konawe, Kompol H. Tira Wijaya, S.H, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe. “Tentu ini merupakan langkah yang sangat positif ke depannya,” ujarnya.

Menurutnya, pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab BNN semata, tetapi merupakan tugas bersama seluruh elemen masyarakat. “Persepsi masyarakat terkait hal tersebut yang mesti diberikan edukasi, di mana hal ini (pemberantasan narkoba) menjadi tanggung jawab kita semua,” lanjut Kompol Tira Wijaya.

Ia juga menilai, gagasan Bupati Konawe untuk membentuk Satgas di setiap desa dan kelurahan merupakan langkah strategis dan inovatif. “Program yang tengah digagas oleh Bapak Bupati Konawe ini suatu hal yang luar biasa, jika nantinya hal ini berhasil terlaksana maka peran Satgas yang tersebar di desa-desa dan kelurahan ini akan membantu kerja-kerja BNNK dalam rangka pencegahan peredaran narkoba di Konawe,” tutupnya.

Turut hadir dalam diskusi pembentukan Satgas tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Konawe, Fachrizal, S.H., yang juga memberikan perhatian terhadap rencana sinergi ini.

 

Laporan: Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA