banner 970x250

Konawe Kembali Suplai Beras Nasional, 2.000 Ton Dikirim ke Sulut

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Feb 2026 11:15 0 96 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menegaskan perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan menyalurkan beras pemerintah sebanyak 2.000 ton ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (2/2/2026).

Pelepasan bantuan beras tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Konawe dan secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Dr. Ferdinand, SP, MH, mewakili Bupati Konawe. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bulog Cabang Unaaha serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pengiriman beras ke luar daerah ini merupakan agenda rutin Pemda Konawe bersama Bulog sebagai bentuk kontribusi daerah dalam menyuplai kebutuhan beras nasional, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dan Bupati Konawe dalam menjaga ketahanan pangan nasional maupun daerah.

Sekda Konawe, Dr. Ferdinand, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak yang terlibat dalam tata niaga beras, mulai dari pemerintah daerah, Bulog, hingga lembaga penelitian pertanian.

“Konawe sudah swasembada pangan, khususnya beras. Pada tahun 2025, produksi beras kita meningkat sekitar 12 persen dibanding tahun sebelumnya. Hari ini kita kirim 2.000 ton, dan rencana total pengiriman ke berbagai wilayah mencapai sekitar 15.000 ton, tergantung permintaan dan arahan dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Sebagai daerah penghasil beras, Konawe sebelumnya juga telah menyalurkan beras ke berbagai wilayah di Indonesia, di antaranya Papua, Aceh, Ambon, dan Sulawesi Tengah. Konawe dikenal memiliki sumber daya alam yang melimpah serta lahan pertanian yang subur, sehingga produksi padi petani terus mengalami peningkatan.

Atas keberhasilan menjaga tata niaga beras dan stabilitas harga di tingkat petani, Kementerian Pertanian RI memberikan penghargaan (reward) kepada Bulog Unaaha. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Bulog dalam memaksimalkan penyerapan gabah dan beras petani serta menjaga harga tetap menguntungkan bagi petani.

Ferdinand juga menambahkan bahwa pada Desember 2025 lalu, Pemda Konawe telah menyalurkan bantuan beras ke Provinsi Aceh sebanyak sekitar 100 ton dengan nilai kurang lebih Rp1,7 miliar sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

“Bantuan pangan ini adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya pemerintah daerah dan Bulog, tetapi seluruh elemen bangsa, terutama dalam kondisi darurat dan kemanusiaan,” pungkasnya.

 

Laporan: Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA