banner 970x250

Kabut Asap di Konawe, Dinkes Antisipasi ISPA

waktu baca 2 menit
Selasa, 13 Okt 2026 13:59 0 47 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), menyiapkan langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap yang menyelimuti kawasan perkotaan Unaaha, Selasa (13/10/2026).

Langkah tersebut meliputi rencana pembagian masker kepada masyarakat, peningkatan kesiapsiagaan Puskesmas, serta memastikan ketersediaan oksigen, obat-obatan, dan peralatan medis untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat polusi udara.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Konawe, Yones, S.E., M.M., mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh Puskesmas agar meningkatkan kesiapan pelayanan kesehatan, terutama dalam mengantisipasi gangguan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Saya sudah mengeluarkan surat imbauan ke seluruh Puskesmas untuk menyiapkan peralatan serta obat-obatan yang berkaitan dengan dampak polusi udara, seperti penyakit ISPA,” kata Yones saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (13/10/2026).

Berdasarkan pantauan awak media, kabut asap terlihat menyelimuti kawasan perkotaan Unaaha. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Yones menegaskan, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini agar potensi peningkatan kasus gangguan kesehatan akibat kabut asap dapat ditangani dengan cepat.

“Jangan nanti ada KLB baru bergerak, kita tidak seperti itu,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh kepala Puskesmas memastikan ketersediaan masker untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan gangguan pernapasan.

Pastikan Ketersediaan Oksigen dan Obat-obatan

Selain masker, Dinkes Konawe menekankan pentingnya kesiapan logistik medis dan nonmedis di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Setiap Puskesmas diminta memastikan ketersediaan tabung oksigen beserta cadangannya, termasuk memeriksa fungsi regulator oksigen agar dapat digunakan dengan baik saat dibutuhkan.

Penggunaan selang oksigen atau kanul hidung juga harus memperhatikan standar keselamatan pasien. Setiap pasien wajib menggunakan selang atau kanul tersendiri dan tidak boleh digunakan secara bergantian dengan pasien lain.

Dinkes Konawe turut meminta fasilitas kesehatan memastikan persediaan obat-obatan dalam jumlah memadai, termasuk obat untuk penanganan asma, antiradang, antialergi, mukolitik, antibiotik, serta obat lain sesuai indikasi dan kebutuhan medis.

Di samping itu, seluruh kepala Puskesmas diminta memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan lintas sektor terkait untuk memantau perkembangan kondisi udara serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

Dinkes Konawe berharap kesiapsiagaan tersebut dapat memastikan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap memperoleh penanganan secara cepat dan tepat.

Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.

 

Laporan: Red.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA