banner 970x250

Universitas Lakidende dan BNNK Konawe Resmi Teken MoU Pembentukan Tim Kerja Terpadu P4GN

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Okt 2025 12:40 0 162 Admin

IKONSULTRA.COM : KONAWE – Universitas Lakidende (Unilaki) bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Konawe resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait pembentukan tim kerja terpadu untuk mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Unilaki, Prof. Dr. Ir. La Karimuna, M.Sc.Agr., dan Kepala BNNK Konawe, Kompol H. B. Tira Wijaya, A.Md., S.H.

Kesepakatan ini menjadi wujud komitmen kedua pihak dalam memerangi ancaman narkotika yang semakin mengkhawatirkan. Sebagai lingkungan akademik yang menjadi wadah pengembangan generasi muda, kampus dinilai memiliki peran penting dalam membangun pertahanan sosial terhadap narkoba.

Dalam MoU tersebut, kerja sama akan diwujudkan melalui berbagai program, antara lain sosialisasi, penyuluhan, edukasi, pembentukan relawan antinarkoba, serta deteksi dini melalui tes urine kepada civitas akademika Unilaki.

Kepala BNNK Konawe, Kompol H.B. Tira Wijaya, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/10/2025), menegaskan bahwa penanggulangan narkoba merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya milik BNN atau kepolisian.

“Yang ingin kita rubah adalah mindset masyarakat. Penanggulangan narkoba bukan hanya tugas BNN dan polres, tetapi seluruh elemen, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan kampus,” jelasnya.

Menurutnya, peran aktif institusi pendidikan sangat dibutuhkan. Penyalahgunaan narkoba umumnya berawal dari lingkungan pergaulan, sehingga perlu adanya pengawasan berlapis dari orang tua, sekolah, hingga otoritas kampus.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini Unilaki diharapkan membentuk satuan tugas atau relawan yang mampu berperan sebagai perpanjangan tangan BNNK dalam upaya preventif.

“Anggota kami terbatas. Karena itu, kami dorong pembentukan relawan di kampus untuk memberdayakan mahasiswa dan lingkungan sekitarnya agar terhindar dari narkoba,” ujarnya.

BNNK Konawe juga mengusulkan pelaksanaan tes urine bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa tingkat akhir, bahkan jika memungkinkan dilakukan setiap kenaikan tingkat sebagai metode deteksi dini.

“Niat mungkin ada, tetapi kesempatan akan kita kurangi dengan tes urine rutin. Dengan begitu, potensi penyalahgunaan dapat ditekan,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan Kabupaten Konawe dapat menjadi wilayah yang bersih dari narkoba melalui keterlibatan aktif masyarakat kampus dan seluruh elemen masyarakat.

 

Laporan: Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA